SERGAP.ONLINE – Masih ingatkah tentang UU Cipta Lapangan Kerja atau biasa disebut sebahagian orang dengan sebutan UU Cilaka? UU Cipta Kerja tersebut pada tahun 2020 lalu, telah menjadi polemik, diperdebatkan dipelbagai kalangan.

Media-media resmi seperti Stasiun Televisi, dan pelbagai media meanstream serta online tidak sedikit pemberitaan mereka soal UU Cipta Lapangan Kerja tersebut. Bahkan, dengan UU tersebut dalam masa pandemi sekalipun, di depan Istana Negara dan kantor DPR/MPR RI ramai dengan aksi demonstrasi dari Mahasiswa, Buruh dan Petani. Juga bahkan dari para pelajar.

Lantaran UU tersebut pun, terhitung banyak korban. Tertembak, luka parah, kecil bahkan sampai pada penahanan banyak mahasiswa dan pelajar.

Namun siapa sangka, pada beberapa jam yang lalu melalui akun Tweeter resmi Presiden, Joko Widodo memberitahukan dan mensosialisasikan salah satu lembaga pengelola yang sudah dibentuk oleh pihaknya.

Pembentukan lembaga tersebut menurut Jokowi adalah merupakan amanat dari UU Cipta Lapangan Kerja.

“Salah satu amanat UU Cipta Kerja adalah pembentukan lembaga pengelola dana abadi investasi dalam negeri,” tuturnya dalam akun Tweeter resminya, Joko Widodo. Selasa, (16/2).

Tweet dengan gambar presiden sedang dikawal depan Istana Negara itu memberitahukan dan memperkenalkan figure-figur anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur Lembaga Pengelolah Investasi.

Lewa cuitan tweeter itu juga Presiden Joko Widodo menyebutkan nama lembaga pengelolah Investasi tersebut bernama Indonesia Investment Authority (INA).

“Hari ini, saya memperkenalkan Figur figur anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi yang bernama Indonesia Investment Authority (INA),” tutur Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Walau pun telah disebutkan figure-figur Anggota Dewan Pengawas dan Direktur, namun melalui cuitan tersebut Joko Widodo tidak menyebutkan nama-nama para figure anggota yang dipilih untuk menduduki Lembaga Pengelolah Investasi tersebut.