La Nyalla Mattalitti, Ketua DPD RI

SERGAP-ONLINE – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), La Nyalla Mahmud Mattalitti tegas mengecam viralnya parodi lagu Indonesia Raya yang membuat tersinggung anak bangsa Indonesia.

“Saya sangat mengecam video yang memparodikan lagu kebangsaan Indonesia. Sebagai anak bangsa, saya pribadi merasa sangat tersinggung pada unggahan video parodi lagu Indonesia Raya itu,” kata La Nyalla, dalam keterangannya, yang dikutip dari VIVA. Selasa, (29/20)

Menurutnya, lirik lagu parodi di video itu berisi penghinaan kepada Indonesia. Pun, menghina Presiden Joko Widodo dan proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno.

“Penghinaan yang ditunjukkan dalam video parodi itu telah menginjak-injak kehormatan Republik Indonesia. Pelaku juga telah menghina simbol-simbol negara kita,” tutur senator asal Jawa Timur itu.

Dia meminta pihak-pihak terkait dalam negeri untuk berkordinasi dengan pihak pemerintah Malasya untuk segera menangkap pelaku yang sudah mengancam kedaulatan Indonesia,” ujarnya.

La Nyalla juga meminta pihak Pemerintah Malasya untuk tidak boleh diam dalam penghinaan ini. Menurutnya, dengan otoritas pemerintah Malasya permasalahan ini dapat diselesaikan.

Menurut La Nyalla, permasalahan ini ketika dibiarkan dapat mengancam hubungan bilateral kedua negara dan akan berdampak pada urusan diplomatik di ASEAN.

Ia meminta pemerintah Malasyia untuk memberikan hukuman tegas bila pelaku adalah memang merupakan warga negara Malaysia.

Sebelumnya, viral video parodi itu yang awalnya diunggah salah satu kanal YouTube berlogo bendera Malaysia. Dalam video tersebut memperlihatkan lambang Garuda Pancasila dipelesetkan jadi ayam dengan latar warna seperti bendera Indonesia, Merah Putih.

Tak hanya itu, video parodi juga menampilkan animasi dua anak yang terlihat sedang buang air kecil. Aransemen lagu hampir sama dengan lagu Indonesia Raya, namun liriknya diubah.