SERGAP.ONLINE – Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) pada Minggu dini hari sekira pukul 00.30 resmi ditahan di Polda Metro Jaya. Penyidik menahan Rizieq di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya hingga 31 Desember 2020.

Penahanan dilakukan setelah HRS diperiksa selama 14 jam dengan 84 pertanyaan ditanyakan penyidik sejak Sabtu pagi. HRS diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 saat menikahkan puterinya, Syarifa Najwa Shihab yang kemudian dilanjutkan dengan acara Maulid Nabi pada 14 November 2020 di Petamburan, Jakarta Pusat.

Pukul 00.22 HRS keluar dari ruang Ditreskrimum dengan mengggunakan rompi orange dan tangan diikat.

Sebelum diperiksa Habib Rizieq Shihab menjelani test Swab terlebih dahulu dan hasilnya negatif.

Baca juga: HRS: Dengan Hitung Jam, Mulut Pelaku Dibuka

HRS ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Desember 2020, dengan kasus kerumunan dalam acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat dan penghasutan. HRS diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Selain itu, dia juga dikenakan pasal 160 dan 216 KUHP.

Selain HRS, ada lima orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni ketua panitia acara Haris Ubaidillah (HU), sekretaris panitia Ali Bin Alwi Alatas (A), penanggung jawab keamanan acara Maman Suryadi (MS), penanggung jawab acara Shabri Lubis (SL) dan kepala seksi acara, Habib Idrus (HI).

Diketahui, HRS tiba di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/20) sekitar pukul 10.24 WIB. Kedatangannya menggunakan Mobil Pajero Sport berwarna putih dengan plat nomor B 1 FPI.