Sergap.online, Jakarta – Shalat Jumat untuk kaum muslim adalah merupakan suatu keharusan dan kewajiban ibadah yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Hal ini berkaitan dengan firman allah di dalam Surah Al-Jumuah, Ayat 9:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan Shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.”

Shalat Jumat untuk kaum muslim ini dilakukan dalam sepekan sekali. Ibadah Shalat ini diharuskan untuk dilaksanakan bagi setiap muslim laki-laki. Keharusan ini diriwayatkan Abu Hurairah dalam Hadits Imam Muslim, Rasulullah bersabda:

“Demi Allah, berhentilah para lelaki yang sering meninggalkan Shalat Jumat atau Allah akan mengunci hati mereka dan menjadikannya orang-orang yang lalai.”

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Nasaa’i dari hadits Ibnu Umar dan Ibnu Abbas.

Rasulullah SAW juga bersabda seperti disebutkan dalam hadits riwayat Imam Nasaa’i: “Pergi menunaikan shalat Jumat wajib bagi semua laki-laki yang sudah baligh.”

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Thariq bin Syihab dengan redaksi:

“Shalat Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim untuk melakukannya berjamaah, kecuali empat orang: budak yang belum merdeka, perempuan, bayi atau karena sakit.

Di tengah dunia sedang ditimpa pandemi Covid-19, kamu muslim diuji ketaatannya dengan kondisi hari ini. Kaum muslin di Indonesia melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengambil kebijakan untuk mengeluarkan Fatwa dengan salah satu poinnya Shalat Jumat digantikan dengan Shalat Dzuhur.

Walaupun awalnya Fatwa ini diperdebatkan kaum muslim karena dinilai sangat terlalu tempo dikeluarkan MUI, namun tidak sedikit dari kaum muslim yang mengikuti dan menrapkannya. Hingga seiring berjalannya waktu, Fatwa ini diikuti seluruh muslim di Indonesia.

Sudah beberapa bulan berlangsung, rasanya jika tidak mengikuti Shalat secara berjamaah di masjid terasa banyak kenikmatan yang terlewatkan; kebersamaan, kedamaian, ketenangan hati dan kekhusyuan Shalat. Apalagi Shalat Jumat untuk setiap muslim laki-laki.

Dengan demikian, banyak masjid yang dibuka dan dilaksanakan shalat secara berjamaah dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Seperti Jama’ah Masjid Jami Fathul Khair, kawasan Perumahan Bukit Golf, Jawa Barat. Jama’ah melangsungkan Ibadah Shalat Jumat di taman halaman sekitar masjid. (21/8)

Selain dari kondisi Pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk Protokol Kesehatan tetap diterapkan, Jama’ah Masjid Jami Fathul Khair pun dibatasi dan diharuskan melaksanakan Shalat Jumat di halaman taman masjid karena proses pembangunan masjid yang belum usai dibangun.

Terlihat walaupun serba kekurangan dan seadanya lokasi halaman masjid, namun Jamaah tetap dengan semangat berbondong-bondong menuju halaman masjid untuk melangsungkan Sholat Jumat.

Sholat Jumat di halaman taman masjid ini menurut keterangan beberapa jama’ah yang namanya tidak mau disebut kepada media ini berkata Shalat Jumat seperti ini sudah dilaksanakan selama 2 bulan terakhir dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Shalat di halaman taman masjid ini hanya dilaksanakan ketika di Shalat Jumat, namun Shalat biasanya seperti, Dzuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh tetap dilaksanakan di dalam masjid dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. (Red.Sergap)