SERGAP.ONLINE – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyesalkan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, yang terjadi Minggu pukul 10.30 WITA, (28/3).

Pjs Ketua Umum Susanto Triyogo mengatakan, pihaknya mengutuk segala bentuk kekerasan karena perbuatan kekerasan dilarang oleh agama apapun. Dan mendukung pemerintah untuk menangkap dalang di balik aksi bom bunuh diri tersebut.

“KAMMI mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan, karena kekerasan seperti itu tidak dibenarkan dalam agama manapun. Serta mendorong pemerintah agar segera menangkap dalang di balik aksi bom bunuh diri,” ujar Susanto Triyogo dalam rilis yang diterima.

Susanto mengatakan, PP KAMMI juga mengimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan sendiri. Kami percayakan kepada pemerintah melalui aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mengambil spekulasi sendiri sendiri. Kami percaya aparat akan bekerja secara maksimal dan profesional,” kata dia.

Selain itu, PP KAMMI juga mengajak seluruh pimpinan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) keagamaan agar proaktif mengampanyekan gerakan melawan ektremisme dan radikalisme.

Sebab, kata dia, pimpinan ORMAWA keagamaan memiliki peran sangat penting dalam mewujudkan kejayaan Indonesia 2045.

“PP KAMMI mengajak seluruh elemen Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) keagamaan dalam melawan kelompok ekstremisme dan kelompok radikalisme. Peran generasi muda agama dalam melawan kelompok-kelompok tersebut, menjadi tonggak penting bagi kelangsungan berbangsa dan bernegara untuk kejayaan Indonesia pada 2045,” tutup Susanto.