Sergap.online, Jakarta – Pemuda Adat Seram Bagian Timur (SERBATI) menggelar Konversi Pers di Resuna Episentrum Jakarta Selatan sebagai langkah lanjutan aksi menolak pasangan Fahcri Husni Alkatiri dan Arobi Kelian sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil pada perhelatan Pilkada 9 Desember mendatang di Seram Bagian Timur (SBT). Rabu, (15/7)

Konversi ini dimotori Ketua Kordinator Fadli Rumakefing yang menyatakan sikap sebagai anak negeri asli SBT yang bersuku Bati.

Fadli Rumkefing dalam penyampaian konversinya mengatakan dengan tegas pihaknya akan selalu mendatangi Kantor DPP PDI-P untuk mendesak Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk tidak memberikan Surat Rekomendasi kepada pasangan Husni-Arobi sebagai calon bupati di Pilkada mendatang.

Fadli berkata bahwa pernyataannya ini berasaskan alasan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan itu ia dan rekan-rekannya akan selalu mendesak Ketua Umum DPP PDI-P dan Ketua Bidang Kehormatan Partai DPP PDI-P Komarudin Watubun untuk tidak memberikan rekomendasi kepada pasangan Fahcri-Arobi.

Fadli pun menguraikan kedua pasangan Bakal Calon Bupati SBT ini dimulai dari Fahcri Husni Alkatiri. Ia menyampaikan dengan tegas bahwa FHA yang juga Wakil Bupati Aktif gagal total sebagai Wakil saat ini.

“Saya menyampaikan dengan tegas bahwa Fahcri Husni Alkatiri adalah Wakil Bupati gagal, saya katakan dia Wakil Bupati gagal se-Indonesia karena semenjak menjadi Wakil Bupati sampai detik ini tidak ada pembangunan yang signifikan di Kabupaten Seram Bagian Timur”. Tuturnya

Dan Ia pun menyampaikan bahwa Arobi Kelian adalah Pimpinan Komis C DPRD SBT gagal yang tidak memiliki terobosan dalam membuat regulasi yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat SBT.

Hal ini menurut Fadli merupakan alasan utama yang harus didengarkan dan ditidaklanjut oleh DPP PDI-P. Bahkan ia pun dengan tegas meminta Ketua Umum PDI-P untuk memecat Arobi Kelian sebagai Kader PDI-P karena diduga telah menjual nasionalisme PDI-P untuk kepentingan sesaat dan personal.

Ia menyampaikan bahwa selain gerakan aksi demonstrasi, ia juga mengirim surat langsung ke rumah pribadi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jln. Tengku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Terakhir, Fadli berkata pihaknya akan kembali menyembangi Kantor DPP PDI-P untuk tetap meminta Ketua DPP PDI-P agar tidak memberikan Rekomendasi Partai kepada Fahcri-Arobi dan meminta Arobi Kelian dipecat sebagai kader partai. (Red.Sergap)