Sergap.online, Jakarta – Masyarakat Ambalau yang bertempat tinggal di Jakarta telah melakukan musyawarah untuk membentuk satu wadah organisasi untuk menaungi semua Masyarakat Ambalau Jakarta. Jumat, (28/8/20)

Pertemuan ini dimulai pukul 21.00 WIB di Gedung Golkar Walang, Jakarta Utara dan dipimpin oleh tetuah masyarakat Ambalau Jakarta, Umar Saliuw dengan Moderator Jalil Loilatu.

Peserta musyawarah melakukan perundingan memilih nama lembaga. Terdapat Tiga usulan nama yang dimunculkan diantaranya, Ikatan Keluarga Besar Ambalau (IKBA), Kesatuan Ambalau 77 (KA77) dan Kerukunan Keluarga Besar Ambalau (KKBA).

Kerukunan Keluarga Besar Ambalau (KKBA) telah terpilih sebagai nama resmi lembaga untuk menaungi masyarakat Ambalau Jakarta.

Untuk diketahui, sebelumnya, nama lembaga ini (KKBA) telah ada sejak dulu dan diketuai Salamudin R Boy, namun mengalami kefakuman.

Untuk menghargai jasa para tetua dahulu, peserta musyawarah tetap mempertahankan KKBA sebagai nama lembaga yang memiliki filosofi dan historis. Dengan itu Salamudin R Boy diminta menyatakan sikap memundurkan diri sebagai pertangungjawaban kepengurusan periode lalu secara hormat.

Setelah KKBA terpilih sebagai nama lembaga masyarakat Ambalau Jakarta, peserta melangsungkan agenda acara selanjutnya dengan memilih Ketua KKBA.

Terpilih Tiga nama dari puluhan peserta yang ada diantaranya, Rajamin Solissa, Hamis Souwakil dan Jalil Loilatu.

Tiga nama ini langsung dinobatkan sebagai pengurus lanjut KKBA. Rajamin Solissa yang merupakan pengacara (lawyer) di Ibukota Jakarta dipilih sebagai Ketua Umum, Hamis Souwakil sebagai Sekretaris Umum dan Jalil Loilatu sebagai Bendahara Umum KKBA.

Peserta musyawarah setelah nama lembaga dan kepengurusan KKBA terbentuk berharap kepengurusan terpilih dapat melakoni KKBA kedepan lebih baik dan dapat merangkul semua masyarakat Ambalau di Ibukota Jakarta.

Hal demikian direspon baik ketua terpilih, Rajamin Solissa melalui sambutan pertamanya sebagai Ketua KKBA. Ia menyampaikan amanat ketua yang diberikan padanya merupakan kepercayaan besar yang tidak bisa dianggap remeh.

innalillahi wa inna ilaihi rajiā€™un, amat ini merupakan kepercayaan besar yang tidak bisa diabaikan dan dianggap remeh. Sebab pertanggungjawab amat ini sangatlah besar dan berat di hadapan Allah, tuhan pemilik alam semesta”

Rajamin berharap kedepan semua anggota KKBA dapat bekerjasama dan salin bahu membahu untuk membesarkan lembaga ini. Menurutnya, persatuan dan kedamaian masyarakat Ambalau Jakarta dilihat dari kekompakan dan kerjasama kelak.

Rencananya, KKBA akan mengelar pelantikan dan rapat kerja pada tanggal 5-6 September mendatang di Puncak Pas, Bogor, Jawa Barat.