SERGAP.ONLINE – Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Aceh, Ahsanul Abid menyampaikan kepada kader KAMMI Se-Aceh untuk terus berbuat dan optimal untuk rakyat melalui program-program pro rakyat.

Besar-Kecil manfaat yang diterima oleh rakyat dari program yang akan direncanakan dan dijalankan tentu menjadi pertimbangan, apakah manfaat itu dapat dirasa dalam jangka panjang atau jangka pendek. Namun, bagi Abid bukan berarti kita harus menunggu ada donatur dan bantuan dana baru berbuat, melainkan memaksimalkan apa yang bisa diberikan walaupun itu terlihat kecil secara kasat mata, namun terasa besar ketika melalui proses susahnya mengupayakannya.

Menanggapi isue yang berkembang saat ini terkait 100 OKP Penerima dana hibah sebesar 9.597.000.000, KAMMI Aceh memang tersebutkan dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 426/1675/2020 tentang Penetapan Penerima dan Besaran Dana Hibah Kepada Badan/Lembaga/Organisasi Swasta Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 Provinsi Aceh Tahun 2020. Tepatnya di urutan Ke-85 Pengurus Wilayah KAMMI Aceh, namun menurut Abid, KAMMI tidak menyelesaikan persyaratan hingga akhir, sehingga KAMMI tidak mendapatkan dana tersebut.

Abid mengimbau kepada seluruh kader KAMMI daerah Aceh untuk tetap menjaga spirit kesatuan dan kerja kolaborasi untuk menciptakan banyak program yang memberikan pengaruh baik kepada masyarakat sekitar.

“Maka untuk seluruh kader KAMMI se-Aceh, hal ini jangan sampai melemahkan dan melumpuhkan semangat kita untuk melahirkan program yang bermanfaat untuk rakyat. Ingat Paradigma Gerakan KAMMI ketiga, KAMMI adalah Gerakan Sosial Independen. Maka untuk itu walaupun manfaat dari program terlihat kecil, namun telah melewati usaha dan keikhlasan yang maksimal, maka yakinlah kita akan mendapat ganjaran yang besar dari sang maha bijaksana, dan tentu banyak cara baginya untuk menjadi manfaat kecil itu akan berbuah menjadi besar dan bersifat jangka panjang, fokus dengan program sosial rutinan yang telah direncanakan,” tegas Abid.

Adapun beberapa program yang sudah dijadwalkan diantaranya, santunan anak yatim, berbagi sarapan pagi dengan tukang sapu dan tukang becak, Saweu Panti Asuhan dan Jompo, Peduli Lansia dll.

Walau organisasi yang diketuainya tidak bisa mendapatkan bantuan tersebut karena keterlambatan administrasi, Abid pun merasa bangga dengan sejumlah OKP yang terdaftar dalam daftar tersebut. Menurutnya, pihaknya merasa percaya bahwa dana tersebut akan disalurkan kepada rakyat dengan program yang bermanfaat.

“Kita sangat senang dan berbesar hati dengan sejumlah OKP yang namanya dalam list Penerima Dana Hibah Penanganan Covid 19 tersebut. Karena kita yakin dan percaya dana yang telah dicairkan tersebut telah maksimal dan dialokasikan kepada rakyat melalui program-program pencegahan Covid-19,” tegasnya.

Di akhir penyampaian, Ketua Wilayah KAMMI itu berterimakasih kepada KNPI yang telah menjadi wadah pemerhati OKP di daerah yang kerap disapa Serambi Mekah tersebut.