Sergap.online – Melalui Kanal Youtube milik Sekretariat Presiden, dari Istana Negara, Presiden Indonesia Joko Widodo menyampaikan sikap ketegasan Indonesia dalam menyikapi penghinaan Islam dan Nabi Muhammad yang disampaikan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Lewat Konfrensi Pers during tersebut Jokowi menyampaikan Indonesia mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang sudah melukai perasaan Umat Islam di seluruh dunia.

“Indonesia mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan Umat Islam di seluruh dunia”. Kata Jokowi melalui Kanal Youtube Presiden. Sabtu, (31/10)

Orang nomor satu Indonesia ini pun melanjutkan, peryataan Macron dapat menimbulkan perpecahan persatuan antar umat beragama di dunia, di saat dunia membutuhkan kekuatan persatuan untuk melawan Covid-19.

Ia pun menyampaikan kebebasan berekspresi yang mencederai kehormatan, kesucian serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama sangat tidak dibenarkan. Dengan itu, ia mempertegas untuk dihentikan.

Menurutnya, mengaitkan agama dengan terorisme merupakan kesalahan besar, karena dinilai tidak memiliki kaitan dengan agama manapun.

“terorisme adalah terorisme, teroris adalah teroris. Terorisme tidak ada hubungan dengan agama apapun”

Di akhir konfrensi yang berdurasi 3.53 menit itu, Joko Widodo menyatakan Indonesia mengajak dunia untuk mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.

Pernyataan sikap Presiden Indonesia ini mendapat tenggapan baik dari netizen melalui kolom komentar video konfrensi tersebut.

Salah satunya, akun dengan nama Pris Mark. Ia menyampaikan apresiasi baik, rasa terimah kasinya terhadap pernyataan sikap presiden tersebut atas pernyataan Presiden Prancis yang telah melukai hati Umat Islam dunia.

Menurutnya, Pernyataan Macron dan membiarkan karikatur penghinaan Nabi Muhammad atas dasar kebebasan berekspresi sangatlah melukai hati, juga mendiskreditkan umat islam.

Ia pun juga menyampaikan terorisme tidak berkaitan dengan agama, karena tidak satu pun agama yang ditemui mengajarkan teror.