SERGAP.ONLINE – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) memberi tanggapan atas pertanyaannya tentang bagaimana mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi.

Dia meminta agar semua pihak tidak salah dalam memahami pertanyaannya tersebut.

Menurutnya, pertanyaan itu mewakili kegelisahan masyarakat dan bertujuan untuk membantu jalannya roda pemerintahan dan memberi kebaikan untuk pemerintah sendiri.

Mantan Wakil Jokowi periode pertama itu memberi makna kritik dalam sebuah pemerintah demokrasi adalah sebagai bagian dari mengoreksi jalannya roda pemerintahan. Dengan itu, kritik sungguh sangat penting dan ia berharap agar pertanyaannya tidak usah secara berlebihan untuk ditanggapi.

“Itu murni pertanyaan, dan banyak menanggapinya secara berbeda-beda terutama buzzer buzzer ini, kan? Ini kesannya bertanya tidak boleh, apalagi mengkritik,” ujur JK dalam sebuah video yang dimuat KompasTV.

Terkait pertanyaan JK tersebut telah ditanggapi pemerintah melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.

JK memberikan apresiasi karena setidaknya apa yang dipertanyakan telah ditanggapi.

“Saya berterima kasih sudah dijawab pemerintah melalui Jubir Presiden, saudara Fadjroel. Itu sangat penting sehingga masyarakat apalagi aktivis sudah tau caranya mengkritik dengan baik, itu penting,” tuturnya.