Sergap.online, Ambon – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Kapitan Maluku, melakukan aksi di depan kantor Walikota Ambon. Rabu, (09/09/20)

Aksi damai tersebut juga diikuti oleh puluhan masa dari kalangan pemuda, masyarakat korban gempa dan juga mahasiswa.

Sebelumnya, Aliansi Kapitan Maluku juga telah melayangkan surat undangan terbuka melalui media sosial facebook kepada seluruh masyarakat korban gempa kota Ambon untuk turut serta dalam aksi meminta transparansi dana gempa dari pemkot tersebut.

Sekertaris kota Ambon A.G Latuheru melalui tanggapannya kepada masa Aksi dan awak media, menyampaikan bahwa dana tersebut sebenarnya sudah ada di salah satu bank milik daerah.

“Dana untuk bantuan korban gempa itu sebenarnya sudah ada, tinggal menunggu pencairan pada rekening masing-masing warga yang sudah memiliki rekening di bank ” kata Sekot kepada perwakilan aliansi.

Diketahui, data rilis dari BPNB Pusat terhadap korban bencana gempa bumi Ambon sebanyak 1631 KK dengan rincian 931 rumah rusak ringan, 394 rumah rusak sedang dan 306 rumah rusak parah.

Sekertaris Aliansi Kapitan Maluku Kiki Tetehuka saat ditemui Sergap.Online mengatakan pihaknya mendesak pemerintah untuk secepatnta menjawab deritan korban gempa.

“Kami berharap dan mendesak pemerintah kota untuk segera mencarikan anggaran bantuan bencana gempa kepada masyarakat korban gempa yang sudah satu tahun ini belum juga terealisasi.” Tuturnya. (Puan Bakrie)