SERGAP-ONLINE – Permadi Arya atau dengan sapaan Abu Janda telah dilaporkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) beberapa hari lalu (28/1) di Bareskrim Polri. Hingga saat ini terlihat laporan tersebut belum ditindak lanjut pihak Kepolisian.

Hal tersebut kemudian mendapat sorotan dari Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abas. Ia menilai Abu Janda sudah terlalu banyak mengeluarkan banyak pernyataan provokatif dan pemecah belah persatuan bangsa.

Menurutnya, Abu Janda sudah sepatutnya untuk ditangkap melalui proses jalur hukum yang sudah ditempuh pihak KNPI dengan dugaan kasus penghinaan dan rasis melalui cuitan Tweeter yang dilayangkan kepada mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

BACA JUGA: Menanggapi Ancaman Abu Janda, Haris Yakin Polri Masih Mengedepankan Keadilan Hukum

Anwar menyampaiakan pihak Kepolisian jangan bersikap sifatnya melakukan pembelaan kepada Abu Janda. Dengan itu, ia meminta segera laporan tersebut ditindak lanjut.

“Tapi dalam faktanya, pihak Kepolisian tetap tidak dan belum melakukan apa-apa terhadap yang bersangkutan, sehingga terkesan bahwa dia ini adalah orang yang dipelihara pemerintah dan pihak Kepolisian untuk mengobok-obok umat Islam,” kata Waketum MUI, Anwar seperti dilansir Tempo.co.

BACA JUGA: ISMAHI DKI Jakarta Mendukung Langkah Hukum KNPI Polisikan Abu Janda

Kecurigaan tersebut menurut Anwar berdasar pada banyaknya laporan atas perbuatan Abu Janda yang selama ini belum ditindak lanjut pihak Kepolisian dan selalu lolos dari jeretan hukum.

“Kalau orang lain melakukan hal serupa, pihak Kepolisian cepat sekali menangkap dan memprosesnya,” ujarnya.

Ia beranggapan bahwa kasus dugaan mencemar nama baik dan rasis ini akan menjadi ujian keseriusan penegak hukum, Kepolisian dalam menegakkan keadilan dengan Kapolri barunya.

“Menurut saya, kasus Abu Janda ini akan benar-benar menjadi batu ujian bagi Kapolri yang baru. Untuk itu, kita tunggu dan lihat saja sikap dan tindakan dari Kapolri,” tutupnya dalam mengakhiri pernytaannya.